Kamis, 17 Desember 2009

menopause

menopause merupakan tahap yang normal dalam kehidupan. dampaknya terhadap kesehatan baru mulai terlihat ketika angka harapan hidup wanita meningkat pesat di atas dekade ke-6.

tanda dan gejala menopause
hot flases (rasa panas) terjadi pada sekitar 75% wanita menopause. Hot flases noktural sering membangunkan wanita dari tidurnya dan dapat menyebabkan gangguan tidur yang berat atau insomnia. sebagian besar wanita merasakan sensasi tekanan pada kepala mereka yang diikuti oleh rasa panas atau terbakar. sensasi ini dimulai dari daerah kepala atau leher dan meluar ke seluruh tubuh. keringat sering kali dapat menyertai gejolak panas ini. walaupun jelas terdapat perubahan fisiologis yang berhubungan dengan gejala ini, namun mekanisme bagaimana defesiensi estrogen dapat menyebabkan gejala ini tidak diketahui.

perubahan pada tulang
hilangnya masa tulang wanita sebenarnya dimulai pada usia 30-an. keadaan ini terjadi sangat cepat saat menopause. kehilangan masa tulang yang paling cepat terjadi dalam 3-4 tahun pertama setelah menopause. gejala ini sangat cepat pada wanita yang merokok dan yang sangat kurus.

osteoporosis
yang disebabkan ole difisiensi estrogen yang berkepanjangan meliputi penurunan kuantitas tulang tanpa perubahan ada komposisi kimianya. pembentukan tulang oleh osteoklas normal pada wanita yang mengalami difisiensi estrogen, namun kecepatan resorpsi tulang oleh osteoklas meningkat. tulang trabekular adalah yang pertama terkena, diikuti oleh tulang kortikal. estrogen tampaknya bekerja berlawanan dengan efek hormon paratiroid (PTH) pada mobilisasi kalsium. hal ini mungkin terjadi sebagai efek langsung dari estrogen pada tulang karena reseptor estrogen ditemukan pada sel-sel tulang yang dikultur.


ahmad faizin, 17 des 09
at a glance sistem reproduksi edisi ke-2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar